Kencan Kuliner : Eksplorasi Kawasan Pecinan Pasar Lama Tangerang
Juni 6, 2008
Setelah sempat meniatkan diri untuk menjelajahi kuliner Pecinan di Tangerang, akhirnya pada hari Rabu (05/06) saya melaksanakan niatan tersebut dalam rangka ikut memeriahkan lomba menulis Oom Tampan Tiada Terkira mengenai jajanan rakyat. Kebetulan bersamaan dengan jadwal kencan, jadi sekalian saja kencan sambil berburu kuliner bersama Beib tercinta. Ditambah, untuk urusan ini saya butuh perut dengan daya tampung yang lebih besar, dan Beib lulus kualifikasi untuk itu
Tadinya saya sempat mengirim sms ke Mbak Triyani, mengajak beliau ikut berburu karena Serpong daerah selanjutnya setelah Pasar Lama. Tapi beliau sedang berada di Cibitung. Beliau menjanjikan nanti akan ikut. Saya tunggu.
Fakta :
- Kawasan Pasar Lama adalah daerah pecinan di Tangerang, tempat asal mulanya istilah Cina Benteng. Terdapat klenteng tertua di Tangerang di daerah sini.
- Kencan Kuliner kali ini adalah duet perdana antara Fotografer yang tidak bisa motret dan Fotomodel yang tidak bisa gaya.
- Kencan Kuliner dilaksanakan pada siang hari (11:00-16:00), sedangkan kawasan ini biasa ramai oleh pedagang-pedagang makanan menjelang sore. Jadi tidak begitu berhasil mendapatkan jenis jajanan yang diincar.
- Saya maupun Beib bukanlah pecinta kuliner. Murni omnivora yang kalau mencicipi makanan, tidak ada yang tidak enak. Jadi penilaian yang saya berikan terhadap suatu makanan disini bersifat terserah saya.
- Sebenarnya saya agak rancu dengan istilah jajanan rakyat yang ditetapkan oleh Oom Slamet. Pikir saya, jajanan rakyat sama dengan jajanan tradisional, yang tidak memakai bahan kimia, semua alami. Tapi akhirnya saya ambil semua makanan yang dibawah harga Rp. 7.500 saja.
- Saya berharap jadi pemenang, haiyah….
Es Podeng : Penyejuk dikala panas (Rp. 3.500)
Kencan diawali sepulang saya sekolah. Tujuan awal adalah tempat favorit saya sepulang dari sekolah kalau matahari terik menyengat. Es Podeng! Setiap pulang dari sekolahan biasanya saya menyempatkan diri ke sini. Letaknya persis di depan Gedung Gapensi Tangerang, kira-kira 15 meter setelah jembatan Penyebrangan Jl. Daan Mogot. Saya tidak ingat nama penjualnya, tapi saya ingat ukuran pantat si mas tukang jual tiga kali lipat ukuran pantat saya. Gede sekali!.
Seperti es podeng pada umumnya, terdiri dari es nong-nong (Itu lho, es krim yang biasa pake gerobak trus pake gong jualnya), roti tawar, benda merah berbentuk mirip ulat (Sekuteng?), di tambah alpukat. Terakhir, di lumuri susu coklat.
Yang istimewa mungkin, karena selalu saya temukan berjualan ketika cuaca sedang panas-panasnya. Selalu tergoda untuk mencicipi.
Tapi kalau sesudah mencicipi es podeng, entah kenapa tenggorokan koq selalu haus ya? Apa mungkin efek karena adanya garam dalam proses pembuatan esnya? Tapi Beib malah suka, jatah saya juga diambilnya.
Air Tebu : Manis memories (Rp. 3.500)
Bagi saya pribadi, jujur baru sekarang mendengar ada minuman air tebu. Kalau Beib malah sudah tahu dari dulu. Saya tertarik mencicipi, ya sudah akhirnya tujuan berikutnya mencicipi air tebu saja.
Kata mas penjualnya, tebu yang dipakai langsung dibawa dari Jambi. Jambi itu daerahnya juragan kentang ya? Dumai itu di Jambi kan?
Dulu, ketika saya masih tinggal di daerah Gebang, Tangerang kebetulan di belakang rumah ada kebun tebu milik tetangga yang kebetulan juga selalu memberi setiap ada yang minta tebu. Dulu kesukaan saya adalah memakan tebu lagsung di kebun. Di tutupi kanopi daun-daun tebu, melindungi saya dari panas. Sementara tenggorokan saya dibasahi manis dan kesegaran tebu. Serrr….
Air tebunya sendiri manis, pas. Tidak terlalu manis. Tapi sayang, parutan batu esnya sedikit sekali. Jadi terasa kurang dingin, padahal matahari jam 11:30 di Tangerang menyiksa sekali. Model yang saya suruh berpose memperagakan kesegaran air tebu pun tidak bisa menyanggupi. Seperti tampak di bawah ini :
Tapi Beib tetap kelihatan cantik ya?
Menulis kuliner ternyata susah sekali. Jadi, bersambung dulu. Saya lanjutkan besok-besok karena masih banyak yang belum saya tulis. Ini jadi kencan paling melelahkan sekaligus membuat perut kenyang. Inti acara hanya makan. Tidak ada adegan cium-ciuman, peluk-pelukan, meraba, menindih, sex, bugil, bokep indo.. (Ini buat menarik trefik.
)
Next
- Rujak Buah Pasar Lama
- Pia Singapore Pasar Lama
- Sekuteng Malam Pasar Lama
- Singkong Keju Pasar Lama
- Roti Bakar 88 Pasar Lama
25 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed







1.
sluman slumun slamet | Juni 7, 2008 at 4:47 am
kikikik kalimat terakhirnya ituh!
hmmm… gak perlu mahal kan buat memanjakan lidah…
kelihatannya asyik tuh.
silahkan di terakbebekan dan register di email…
selamat berwisata kuliner ala rakyat jelata!
hidup jelata…
2.
edy | Juni 7, 2008 at 12:48 pm
heee ikut dong!
3.
Juminten | Juni 7, 2008 at 1:14 pm
huaaaaa…. es tebu! jd kangen…
suka beli estebu jaman2 masih sekolah dulu.
sekarang nemuin es tebu paling2 di mall…
udh ga nemu lg gerobak2 kayak gitu.
4.
Juminten | Juni 7, 2008 at 1:27 pm
btw, Dumai itu di Riau, Jo…
bukan di Jambi…
5.
azkaa,, | Juni 7, 2008 at 6:48 pm
iya, tetep cantik. ^^
wew, masih banyak next-nya ternyata.. *nadah iler*
6.
hanggadamai | Juni 9, 2008 at 1:54 am
wew perjalanan yg mengasyikan
7.
Ade | Juni 9, 2008 at 8:29 am
udah baekan yaaaa
8.
triyani | Juni 9, 2008 at 10:16 pm
ehh Jadi juga tho wisata kulinernya.. . Iya waktu di SMS-in lagi pas ke cibitung jd ga bisa gabung.
9.
bunda-thalita | Juni 10, 2008 at 12:02 pm
salam kenal juga! padahal sih ud kenal. Boleh juga tuh kencan ala pasarnya. Kalo bisa besok2 update tin harga2 bahan pokok ya??!!!
hehehehehe
10.
zriri98 | Juni 10, 2008 at 4:04 pm
hayah beib beib ada2 aja. tapi cayoooooo beib, biar jadi pemenang.

waktu itu perut ri enek banget, banyak banget makan yang manis2, udah ri manis eh makan yang manis2, tambah manis aja atuh.
oia beib, es podeng, “benda merah berbentuk mirip ulat (Sekuteng?)” itu agar2 sayang, yang diparut dengan parutan keju, dan warnanya merah muda, bukan ulet!
11.
Aki Herry | Juni 10, 2008 at 7:53 pm
Wah asik Mas…
Ternyata masih banyak jajanan murah ya…
Di Pecinan Pasar- Lama emang masih banyak jajanan2 baheula.
12.
Anggara | Juni 12, 2008 at 3:47 pm
itu, gambarnya koq cantik yaa, padahal kang payjo kan jugaaa….cantik
13. Kencan Kuliner : Eksplorasi Kawasan Pecinan Pasar Lama Tangerang (Bag. II) « Payjo | Juni 12, 2008 at 8:21 pm
[...] Kencan Kuliner : Eksplorasi Kawasan Pecinan Pasar lama Tangerang (Bag. I) [...]
14.
theloebizz | Juni 12, 2008 at 9:16 pm
gituuuuu yaaaah……sy nda diajak2 kan warga tangerang doank…
eh tp klo cuma jd nyamuk kagak daaaah ahahahaha…
15. Makan enak dan “mewah” ala rakyat jelata… | Berpikir Merdeka | Juli 3, 2008 at 8:42 pm
[...] main-main, kencan kulinernya sampai bersambung menjadi dua bagian. Kencan pertama dimulai dengan menyeruput aneka minuman dingin, kemudian kencan kedua ditutup dengan sensasi ah uh ah uh [...]
16.
zam | Juli 4, 2008 at 9:34 am
Tangerang! next destination..
17. Ini dia pemenangnya…. | Berpikir Merdeka | Juli 15, 2008 at 12:52 pm
[...] 1. Payjo dengan tulisan berjudul Kencan Kuliner… [...]
18.
inos | Juli 15, 2008 at 10:16 pm
hehehe.. slamat menang lombanya, trik untuk narik trefik bisa diadopsi nih
19.
mantan kyai | Juli 16, 2008 at 1:54 pm
wkakaka…congrats buat wisata kulinernya
lomba yang aneeh
20.
Jauhari | Juli 17, 2008 at 9:55 am
Mantap
21.
budiary | September 12, 2008 at 2:11 pm
Kirim juga dong artikel ke web-ku di http://www.liputankita.com. bisa taruh link kok di bawah artikel yg dikirim. Jangan Lupa http://WWW.LIPUTANKITA.COM
22.
icha | Desember 24, 2008 at 11:37 am
mas.. mas..
es podengnya udah naek jadi 4000
–barusan beli, nih lg dimakan sambil googling-
hehe
23.
masduki | September 27, 2009 at 12:24 am
Bagi anda yang akan buka bisnis es tebu saya siap suplay HP -81373212009
24.
masduki | September 27, 2009 at 12:26 am
Tebu buah jambi terkenal manis airnya dan mengandung banyakair dan sangat cocok untuk bahan pembuatan es sari tebu. Bila anda berminat membuka usaha ini saya siap suplay tebu dari jambi. HP 081373212009
25.
m | Oktober 6, 2009 at 10:13 pm
Kepada Yth. Bapak/Ibu/Sdr/Sdri.
Saya Masduki di Jambi. Saat ini di Jambi telah banyak dibudidayakan tebu buah sebagai bahan membuat es sari tebu yang menyegarkan. Tebu buah Jambi besar-besar dan airnya banyak serta memiliki rasa khas yang tidak dimiliki tebu dari daerah lain, sehingga cocok untuk dijadikan bisnis es sari tebu. Bila Anda berniat membuka usaha se sari tebu, saya siap untuk menjadi suplayer. Berminat silahkan call ke 081373212009.
Terima kasih atas perhatiannya.
Hormat saya
Masduki