Kencan Kuliner : Eksplorasi Kawasan Pecinan Pasar Lama Tangerang (Bag. II)
Juni 12, 2008
Kencan kuliner dilanjutkan dengan mendatangi toko Pia Singapore. Oh iya, penganan khas Semarang yang dijual di Pasar lama ini juga sempat diulas oleh acara Wisata Kuliner. Menurut Bondan Winarno rasanya enak. Terletak di samping Apotek Ledo, sebelah Bank Lippo Pasar lama.
Dijual dengan beraneka macam rasa dari nanas, durian, kacang hijau dll. Sempat kaget ketika tahu harga sekotak Pia ini Rp 12.000. Kalo begini, bisa tidak lolos kualifikasi sebagai jajanan masyarakat yang harus di bawah Rp 7.500. Untung, ternyata bisa di beli per buah Rp 1.500. jadi masih terhitung murah toh?

Rasanya bagaimana? Saya dan Beib sepakat rasanya enak tapi kami tidak suka. Lho? Biasanya kalau makan makanan baru dan enak, ya saya bilang itu enak dan terkesan akan rasanya. Mungkin karena saya tidak terlalu suka dengan penganan kering. Lagipula, ini hanya pendapat dari seorang pemakan makanan. Bukan pakar makanan.
Rujak Buah
Alkisah tersebutlah di Pasar lama satu tempat dimana ibu-ibu hamil dan gadis-gadis ramai mengunjungi tempat yang menjajakan rujak buah. Tempatnya di depan Toko Kalyana. Tertarik dengan cerita hebat akan rujak buah tersebut maka saya dan si beib memutuskan untuk ikut merasakan segarnya rujak buah yang dimaksud.
Setiap hari, kebetulan saya selalu melewati rujak buah ini dan memang, jarang sekali sepi dari pembeli. Setiap pagi, tidak kurang dari 4 buah plastik sebesar karung berisi buah-buahan segar habis.
Yang membedakan satu rujak buah dengan yang lain adalah sambalnya. Selain kesegaran buahnya tentu saja. Dan harus saya akui, sambalnya enak sekali. Awalnya saya sendiri tidak tahu apa yang membuat beda sambalnya. Yang saya rasakan, ada sensasi renyah dalam sambalnya. Untung ada si beib. Ternyata rasa gurihnya itu dihasilkan dari kacang tanah yang dicampur bersama sambal.
Untuk yang satu ini, saya rela menerima resiko sakit perut demi menikmati kesegaran buah dan sensasi pedas gurih sambalnya. Harga Rp. 5.000 saja.
The journey continue…..
Tulisan sebelumnya :
22 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed










1.
regsa | Juni 13, 2008 at 12:28 am
rujakan ?
Telat berapa bulan jo ?
2.
Nazieb | Juni 13, 2008 at 1:30 am
Uuuhhhh.. rujak buah…
Paduan segala rasa, asem, manis, asin, pedas…
Yes, I like it
3.
edy | Juni 13, 2008 at 8:03 am
saya mau bakpianyaaaa
dari tempatmu jauh ga, jo?
4.
Payjo | Juni 13, 2008 at 8:12 am
@Oom Regsa:
Yang telat si Beib, saya yang ngidam
@Oom Nazieb:
Kayak cintaa, hayaaaah….
@Oom Caplang:
Dekat, sekitar 50m.
5.
Jendral Bayut⢠| Juni 13, 2008 at 8:33 am
mana mungkin seh dari apotek ledo ketempatmu 50 meter jo
ngeboong aja neh
kurang lebih tuh 400an meter
btw baso jajaran kalyana juga lumayan enak tuh
6.
Payjo | Juni 13, 2008 at 8:55 am
@Oom Jendral:
400m malah kejauhan Oom
7.
zriri98 | Juni 13, 2008 at 4:20 pm
enyak buanget rujaknya.
8.
infogue | Juni 13, 2008 at 5:00 pm
Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
http://www.infogue.com
http://kuliner.infogue.com/eksplorasi_kawasan_pecinan_pasar_lama_tangerang
9.
antown | Juni 15, 2008 at 6:01 pm
jadi pingin nih…. jo!
kayknya maknyus gitu hehehe
piss
10.
rama | Juni 15, 2008 at 8:19 pm
tolong rujaknya diattach ke email saya yah.. heheh
11.
benazio | Juni 15, 2008 at 9:47 pm
cie cie mesra amat hihi ..
baru mampir nih boss, salam kenal yaah hohooo ..
12.
niez-nya adit | Juni 17, 2008 at 12:27 pm
halah, pamer…
13.
adit-nya niez | Juni 18, 2008 at 4:05 pm
Hmm… Boleh juga jo. Tunggu posting kami…
14.
Anggie | Juni 18, 2008 at 8:47 pm
Yang rujak enak tuuh
15.
azkaa,, | Juni 18, 2008 at 9:53 pm
beuh, bikin ngiler.. belom abis laporannya? belom kenyang?!
@aditnyaniez: mo ikutan kencan kuliner juga dit?
16.
didut | Juni 21, 2008 at 11:41 am
*cleguk*
…………………………………
*beli jeruk bali*
17. live the life « Hak&hellip | Juni 22, 2008 at 2:30 am
[...] Saya lebih sering tersenyum dan menyapa orang lain sehingga suasana nampak lebih menyenangkan. Makanan terasa lebih enak. Tidur pun lebih [...]
18. Makan enak dan “mew&hellip | Juli 3, 2008 at 8:44 pm
[...] Urusan makan bisa juga dibarengkan dengan kencan. Jangan heran ketika anda mendapati sepasang mahkluk entah sesama jenis atau berlainan jenis sedang duduk mojok di sebuah warung. Entah warung yang terang benderang atau warung nan remang-remang. Kencan kuliner, istilah yang disampaikan oleh seorang blogger yang gemar mengupil ini dari Tangerang. Tidak main-main, kencan kulinernya sampai bersambung menjadi dua bagian. Kencan pertama dimulai dengan menyeruput aneka minuman dingin, kemudian kencan kedua ditutup dengan sensasi ah uh ah uh kepedesan. [...]
19.
budiary | September 12, 2008 at 2:10 pm
Kirim juga dong artikel ke web-ku di http://www.liputankita.com. bisa taruh link kok di bawah artikel yg dikirim. Jangan Lupa http://WWW.LIPUTANKITA.COM
20.
DYANEE | April 22, 2009 at 4:21 pm
BTW………….mkn’na eeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkk…!!!!!!!!!
21.
aYoE Bwanget | April 22, 2009 at 4:25 pm
blhlah cm bwt icip2…… thx y wt infonya…..d’tnggu y wt yg terbaru…..
22.
mozes | Mei 3, 2009 at 1:55 pm
Rujak pasar lama memang TOP!……
Ada tempat makan yg lain?……