Kondom Tidak Menyelamatkan Anda Dari Neraka
Januari 10, 2012 at 5:25 pm 7 komentar
Ketika kopdar donor darah KBBC kemarin, sempat ada obrolan kecil dengan Om Farhan, Rosid dan Kang Agush soal tradisi pembagian kondom sebagai kampanye penyakit HIV/AIDS yang bisa dianggap sebagai kampanye seks bebas. Ini memang isu lama dan masih kontroversial sampai sekarang. Dari Paus Benediktus sampe Romli tukang bastus ikut menolak, sementara yang pro juga tidak sedikit.
Yang pro menilai pencegahan penyakit menghindar (Kalo menghindar kan bilang aids..!) bukan dengan cara pembagian kondom, tetapi melakukan pola hidup setia terhadap pasangan, tidak bertukar jarum suntik dan sebagainya. Tapi ya tetap saja pembagian kondom jadi tradisi tiap 1 Desember.
Tapi jangan ganggu pikiran anda dengan nyari cara paling efektif dan ampuh buat memberantas AIDS yang menyebar via seks bebas karena itu urusan mereka sama tuhannya. Harap diingat saja, kondom bisa menyelamatkan anda dari kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit kelamin semacam Gonorhea dan Sifilis, tetapi tidak dari neraka. Tidak berlaku buat agnostik dan para atheis tentu saja.
Ini semacam posting kurang niat.
Entry filed under: Catatan Harian. Tags: .
7 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
Rosid On Streetr | Januari 10, 2012 pukul 5:41 pm
Ralat Om, saya dan Om Farhan. Tapi gak apa-apa ding, kan lagi kurang niat. Hahahahaaa….
2.
Abu Umar | Januari 10, 2012 pukul 5:47 pm
Sebenernya ini niat kok. Tipe tulisan si Jo bgt ini…
3.
#99 bro | Januari 10, 2012 pukul 5:47 pm
hiii..
4.
honeylizious | Januari 11, 2012 pukul 11:53 am
harusnya pembagian kondomnya jangan seperti yang kita ketahui seperti sekarang ini, harusnya pembagiannya langsung pada orang yang terinfeksi tapi memiliki pasangan yang sudah dinikahi yang tidak terinfeksi. begitu kan?
5.
Payjo | Januari 11, 2012 pukul 12:18 pm
@Rosid
Sudah saya ralat, kalo ngeralat saya niatin
@Abu Umar
Jamannya 2008 atau 2009 ya Dit?
@#99
Ini hiii jijik apa hai dalam bahasa inggris?
@honeylizious
Bisa saja, tapi susah karena nyari data penderita HIV/AIDS yang sudah punya pasangan itu teknisnya bagaimana?
6.
juminten | Januari 12, 2012 pukul 10:37 am
Hahaha… Tapi emang bener kok yg kamu bilang itu, Jo…
7.
kombor | Januari 19, 2012 pukul 1:48 am
jijik itu disgusting, Jo.
Lagipun apa enaknya pake kondom?