Pelawak

Jadi orang menyenangkan buat orang laen itu susah.

Membuat orang lain punya lengkungan senyum di mulut mereka setiap hari itu ga gampang.

Makanya saya jadi pelawak buat orang laen, setidaknya saya berusaha bikin mereka senyum. Terkadang memang nggak berhasil..

Tak Berkategori

16 thoughts on “Pelawak

  1. Juminten Desember 14, 2007 / 12:20 pm

    ehmmm… ada hubungannya dengan almarhum basuki, kah?😐

  2. Praditya Desember 14, 2007 / 12:21 pm

    Mas Payjo punya profesi baru…

  3. Payjo Desember 14, 2007 / 12:27 pm

    Kita pengen keberadaan kita di akui oleh orang laen, makanya kita berusaha menarik perhatian mereka.

    Dengan menjadi orang yang menyenangkan buat mereka. kadang, saya merasa seperti penjilat.

  4. Payjo Desember 14, 2007 / 12:30 pm

    @Mbak Jumi:
    sedikit ada korelasinya. *baru tau kemaren arti korelasi😛 *

    @Oom Pradit:
    Hahaha, selaen pedangdut, juga pelawak. Sampeyan pengen gabung Oom? Yuuk…

  5. nieznaniez minggu tenang Desember 14, 2007 / 2:49 pm

    Kita pengen keberadaan kita di akui oleh orang laen, makanya kita berusaha menarik perhatian mereka.

    saya seirama dengan anda, bang Jo Irama…

  6. Payjo Desember 14, 2007 / 3:24 pm

    Jo Irama…😆

  7. Praditya Desember 14, 2007 / 4:03 pm

    Selain punya profesi baru ternyata juga punya nama baru…

    Jo Irama –> harus segera dipatenkan inih… :))

  8. aji putra Desember 14, 2007 / 4:49 pm

    payjo juga pelawak ya…?

  9. Juminten Desember 14, 2007 / 7:22 pm

    jadi, orang yg menyenangkan itu = penjilat?
    wah, sebagai orang yg menyenangkan, saya ndak trima!
    pokoknya saya ndak trima!!!
    *halah… si Nilla kumat, baygon-nya lg habis! :P*

  10. iNyoNk Desember 14, 2007 / 8:15 pm

    yang jelas membuat “mereka tersenyum” bukan harus jadi “pelawak”.
    yaitu dengan candaan yang tidak menyinggung perasaan orang lain apalagi sampai saling ejek untuk membuat orang lain tertawa.

  11. Payjo Desember 14, 2007 / 8:45 pm

    @Oom Praditya:
    Langsung akuisisi rhomairama.wordpress.com👿

    @Oom Ajiputra:
    Pelawak budiman Oom, tanpa minta bayaran.

    @Mbak Juminten:
    Hahaha, baygon abis koq malah kumat. tidak selurus menyenangkan=penjilat koq. Kadang saya ngerasa saya terlalu memaksakan tampil menghibur orang lain sampe ngerasa ngejilat mukanya biar saya di anggap. Saya ga suka, tapi tetep saya lakukan aja.

    @Oon iNyoNk:
    Nggak ada hubungannya sama pelawak2 di tipi2 yang suka asal ngelawak koq Oom. Pelawak disini adalah sikap kita yang selalu pengen bikin orang ketawa, lebih tepatnya menghibur mereka. Misalkan ngasih mereka senyum, nggak harus ngelucu.

  12. didut Desember 14, 2007 / 9:16 pm

    hmm..apa yah? just be ourself aja kali yah
    kalo itu menyenangkan ya sudah, kalo tidak ya mo gimana lagi😛

  13. tikabanget™ Desember 15, 2007 / 1:22 am

    hiks..
    aku ndak dapet benwit seharian..
    mbok aku dihibur jo..

  14. Hoek Soegirang Desember 15, 2007 / 1:50 am

    hohoho…terlebih lagi di blogosphere ini, yang isinya serius-serius sangadh………….
    maka untuk itulah dikau terlahir nak, menghibur kami-kami ini dari bacaan yang membadaikan logika *halah

  15. Payjo Desember 15, 2007 / 1:52 am

    @Mbak Tika:
    Full service, siap melucur ke sana Mbak!😛

  16. antarpulau Desember 15, 2007 / 7:12 am

    Dengan menjadi orang yang menyenangkan buat mereka. kadang, saya merasa seperti penjilat.

    ————-
    Lalu, apa bedanyanya pelawak dengan penjilat…?

    *sambil garuk-garuk kepala….*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s