Tera maskodon (Chapter 1)

 10 chapter, cerita dan alur yang tidak beraturan, tempat dan waktu yang absurd. 

1. Teman

Seperti biasa, sepulangnya dari bekerja Krey menghampiri antrian panjang di depan sebuah mesin seperti ATM dan ikut berbaris. Butuh waktu minimal 1 jam untuk tiba gilirannya memasukkan koin ke sebuah mesin. Mesin “teman”. Setelah koin masuk, sistem mekanis bekerja dan secara acak akan mengeluarkan “teman” untuk di bawa pulang ke rumah.

3 tahun yang lalu, Krey masih bisa menentukan “teman” jenis apa dan yang bagaimana yang ingin dia bawa pulang. Kini mesin “teman” secara acak memilih untuk dia. Kadang timbul kelucuan atau bahkan kekacauan karena “teman” yang kita bawa pulang ternyata tidak cocok untuk dia. Pernah sekali, “teman” yang dia dapat adalah sebuah celana dalam wanita ukuran besar. Warnanya kuning kecoklatan dan sangat bau. Sepanjang malam, Si celana dalam terus saja bercerita tentang lokalisasi, aneka bentuk penis dan istilah-istilah kelamin. Celana dalam bekas pelacur. Besoknya di tempat kerja, kuping Krey mengeluarkan nanah.

Pernah sekali, Krey mendapat “teman” sebuah mulut wanita. Krey menempatkannya di selangkangannya lalu sepanjang malam menonton televisi.

Di sini, tidur adalah sesuatu yang amat sangat langka. Ilmuwan pun menciptakan “teman” untuk menemani sepanjang malam, yang satu dasawarsa terakhir 2 jam lebih lama.

>>Next : Chapter 2

Tak Berkategori

17 thoughts on “Tera maskodon (Chapter 1)

  1. isnuansa Maret 4, 2008 / 5:53 pm

    teman apa yang cocok untuk perempuan macam saya?:mrgreen:

  2. Payjo Maret 4, 2008 / 6:00 pm

    @Oom Gun:
    Chapter pertama, memanjakan fast reader:mrgreen:

    @Mbak Isnuansa:
    Silahkan masukkan koinnya:mrgreen:

  3. edy Maret 4, 2008 / 6:56 pm

    ini tentang apa sih?

  4. Payjo Maret 5, 2008 / 12:43 am

    @Oom Edy & Oom Hanggadamai
    Jaaah………..

  5. tukangkopi Maret 5, 2008 / 7:13 am

    bagus nak! idenya mantap! orisinil!

  6. Nazieb Maret 5, 2008 / 10:38 am

    Tera maskodon itu musuh barunya bloger Power Rangers yah?

  7. ridu Maret 5, 2008 / 11:09 pm

    variabel yang sulit diterka!

  8. pandeg kyen Maret 9, 2008 / 4:22 am

    teramaskodon itu uang gajian ya, yang engga pernah cukup….

  9. tikabanget™ Maret 10, 2008 / 5:06 am

    jadi sepanjang malam itu si mulut wanita disituuu??!!

    apa ndak pegel ituh…

  10. calonorangtenarsedunia Maret 10, 2008 / 8:46 am

    gila itu mulut wanita. Tahan amat.😆

  11. Payjo Maret 10, 2008 / 8:57 am

    @tukang kopi:
    Makasih Oom Yudhis:mrgreen:

    Oom Nazieb
    Jaaaah, mesti gambar bentuknya juga kalo mau dijadiin monster.

    Oom Ridu
    Lha bikinnya ngasal koq…:mrgreen:

    Oom Pandeg
    Bukan:mrgreen:

    -=«GoenRock®»=-
    Teralogi Lho:mrgreen:

    Mbak Tika sama Mbak Hana
    Jaaaaaah, ini cewek bedua malah fokus ke situuu…………………

  12. aaronelyazar Maret 15, 2008 / 7:06 am

    Si payjo abis ke red light district ya? = =’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s