Saya bingung, gelisah.

Entah ada apa dengan saya. Saya sejenak kehilangan gairah untuk melakukan aktifitas bloging. Saya tidak lagi bisa merasakan nikmatnya menebar komen di delapan penjuru blogosphere, damainya bersilaturahmi dengan ber-blogwalking atau sekedar membuka google reader saya yang terakhir saya cek sudah hampir ada 500-an postingan yang belum dibaca (Dimana biasanya saya selalu membiarkan maksimal ada 5 postingan saja yang saya sisakan).

Bahkan, acara Pelatihan Blog KBBC yang sukses diadakan kemarin pun, tidak membuat saya merasa lebih baik. Jujur, saya sedikit merasa hampa dengan aktifitas bloging saya.

Beragam cara sudah saya lakukan untuk membangkitkan lagi hasrat saya untuk berbloging ria, dari memaksakan diri untuk blogwalking ataupun menyebar komen, bahkan membuat blog yang saya isi dengan satu tulisan kemudian saya lupakan. Saya nyaris berkata jengah akan aktifitas yang selama beberapa bulan kebelakang justru kenikmatan paling tinggi dari aktifitas berinternet.

Saya iri dengan mereka yang tetap menebar keceriaan di blogosphere dengan tetap konsisten membuat tulisan di blognya, menebar komen sebagai apresiasi mereka atas tulisan yang dibaca, atau bahkan membuat acara-acara yang mengatasnamakan bloger untuk kepentingan umum. Sementara saya disini merasa impoten, tidak bisa bergairah.

Ditambah, saya merasa berdosa karena seperti menghilang entah ke mana. Rangers tidak saya ururs, menyapa kawan bloger pun tidak.

Jujur saja, saya sedikit merasa kehilangan identitas diri ketika lama ngeblog. Maksud saya, mungkin bukan kehilangan. Tapi saya merasa terdistorsi. Dulu, saya selalu meniatkan supaya apa yang saya tulis merepresentasikan kepribadian saya. Kata-kata yang mengalir lewat keyboard ke dalam layar adalah ungkapan dari diri saya. Tapi sekarang saya sendiri merasa bingung yang mana kepribadian saya yang sebenarnya. Karena, saya sebagai Payjo yang di kenal di ranah blog saya akui berbeda dengan A. Faisal Abdullah Hardi dalam dunia nyata. Ya, tidak semua berbeda, banyak kesamaan. Tapi seperti 2 individu yang berbeda yang terjebak dalam satu tubuh (Jadi inget Billy Milligan dan obrolan dengan anak-anak Rangers di malam itu).

Dua individu yang saling berusaha menempati tempat utama di kepribadian saya untuk mendominasi. Satu sama lain terus berebut tempat utama, sementara saya kebingungan. Pada titik inilah saya merasa kepribadian saya terkaburkan. Bukannya melebur membentuk kepribadian saya yang sesungguhnya, justru malah membuat masing-masing kepribadian melemah sementara raga saya merasa lelah. Linglung. Yang paling menyebalkan adalah, bahkan saya tidak bisa memperlihatkan kegelisahan saya dalam ekspresi saya di dunia nyata. Saya tetap saja tersenyum.

Saya sempat berfikir untuk menghapus blog ini lalu istirahat sejenak dan berusaha untuk menemukan kepribadian saya sendiri untuk kemudian muncul lagi sebagai kepribadian yang baru, tapi tidak pernah saya lakukan.

Seorang teman berkata, dengan blog situ bisa jadi apa saja. Yang pendiam bisa sangat vokal, yang pemarah bisa sangat romantis. Dengan blog malah bisa mengeluarkan kepribadian yang selama ini tersembunyi karena tidak keluar di dunia nyata.

Akh, saya malah semakin bingung. Mungkin saya saja yang terancam gila.

 

Wassalam.

 

16 thoughts on “Saya bingung, gelisah.

  1. edy Mei 15, 2008 / 8:38 am

    istirahat aja dulu, ga usah terlalu dipaksa
    gimana kabar cewek-cewek yg kmaren?😆
    eh salam buat acunx

  2. rumahkayubekas Mei 15, 2008 / 11:36 am

    Salam Mas.
    Ada juga ya saat- saat jenuhnya dengan ngeblog.
    Barangkali hal yang lumrah saja.Seperti juga dengan kegiatan apapun yang lain.
    Setuju dengan Mas Edy. Ngga ada salahnya juga untuk ambil istirahat.
    Salam,

  3. Ade Mei 15, 2008 / 1:56 pm

    iya istirahat aja

  4. Anggara Mei 15, 2008 / 3:07 pm

    diputusin om ade ya jo *kabuuur*

  5. adit-nya niez Mei 15, 2008 / 3:53 pm

    Kenapa ini oom jo???
    Jangan sampai dihapus lah rumahnya… Markas ranger sudah tak sanggup untuk menampung orang lagi…:mrgreen:

  6. Nazieb Mei 15, 2008 / 4:58 pm

    Ya ya.. saya sudah pernah mengalaminya..
    Dan cara saya adalah: memulai semuanya dari awal.. 8)

  7. indrio Mei 15, 2008 / 5:04 pm

    sedih kalo harus kehilangan temen … apalagi tmn yg gila kaya loe jo :-((

  8. azkaa,, Mei 15, 2008 / 5:43 pm

    ga boleh diapus!!!

    hiatus boleh. asal jangan diapus.

    semangat jo!

  9. andygoblin Mei 15, 2008 / 7:32 pm


    AYO LAH LIAT SITUS: Axxyc.com
    (Komunitas Indo, ga perlu register)

  10. regsa Mei 15, 2008 / 8:12 pm

    Wahai anak manusia menulislah selagi ingin nulis, jangan memaksakan menulis jika tidak ingin menulis, niscaya kamu akan menjadi golongan yang enjoy ,
    🙂

  11. sijono Mei 16, 2008 / 12:11 am

    gax sah dihapus halamannya…blum pernah ngrasain kenikmatan hiatus kan??hehehehe….bubu duluw sadja..ntar habis bubu kan lbh melek jo..🙂

  12. aRuL Mei 16, 2008 / 3:13 am

    hahaha…
    ini akhirnya nulis juga😀

  13. niez-nya adit Mei 17, 2008 / 9:09 pm

    nangis aja, jo… (lho ?!?)

  14. didut Mei 22, 2008 / 9:17 am

    gak usah pedulikan feed, pergi menyepi dr blog, hiatus untuk beberapa saat setahun kalo perlu…manjur tuh biasanya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s