11 September 2009 : Buku Catatan Seorang Demonstran

Setelah melewatkan makan sahur karena tidak merasa lapar tadi malam, buka puasa dengan suasana enak tentu menyenangkan. Tapi sedikit “pertengkaran” kecil dengan pacar membuat suasana berbuka tidak semenyenangkan yang saya kira. Yaah, kecenderungan manusia untuk berbuat salah dan mengulanginya. Maaf yang.

Tadi siang buku yang Azka janjikan datang. Dari 1 buku yang saya minta, Azka memberikan saya satu lagi buku yang khusus untuk Riri katanya. Saya dan Riri bilang, terima kasih banyak Azka.

Butuh waktu 4 tahun bagi saya untuk memiliki buku ini. Perkenalan saya dengan buku Catatan Seorang Demonstran sendiri terjadi jauh sebelumnya, ketika saya kelas 3 atau 4 SD. Sebuah perpustakaan kecamatan di daerah Komplek Pendidikan Rangkasbitung menjadi awal perkenalan. Waktu itu saya cuma ingat sampul dan beberapa bagian cerita dari bukunya untuk kemudian lupa.

DSC00025

Setelah filmnya diproduksi tahun 2005, saya ingat lagi dengan bukunya. Secara pribadi tentu saya tidak kenal dan tahu sosok Gie seperti apa. Sedikit tulisan di blog Mas Jay memberikan sedikit gambaran.

Lalu apa yang saya lakukan setelah buku Catatan Seorang Demonstran ini sudah di tangan? Tentu saja mulai membacanya dan mengunduh filmnya.

untitled

Sekarang saya sudah 2 tahun mencoba menyisihkan uang untuk membeli buku-buku Pram. Mungkin ada yang mau memberikannya secara ikhlas?

22 thoughts on “11 September 2009 : Buku Catatan Seorang Demonstran

  1. Anggara September 11, 2009 / 9:51 pm

    sumpah, ane tidak mau jo hihihihihihihi

    • Payjo September 11, 2009 / 10:37 pm

      Yeeee, yang ga mau ngasih dilarang komen Oom. Hihihihi

  2. Larejawi September 11, 2009 / 10:06 pm

    Saya mau…
    Mau juga kalo ada yang ngasih ke saya tentunya.:mrgreen:

    • Payjo September 11, 2009 / 10:38 pm

      Koq sama-sama ngarep ya?

  3. ridu September 12, 2009 / 5:07 pm

    filmnya bajakan? (unsure)

    • Payjo September 12, 2009 / 6:29 pm

      Ndak tau bajakan apa ndak. DVD Rip lah. Jangan di contoh

  4. abee September 13, 2009 / 9:43 am

    keren jo….aseli kan?

    • Payjo September 13, 2009 / 10:06 am

      Apanya yang asli Oom? Buku apa filmnya?

  5. nDHEz September 14, 2009 / 2:54 am

    JO, ITU KONEKSI DOWNLOADNYA CEPET BANGET!! *dihajar*

    • Payjo September 14, 2009 / 5:39 pm

      Itu soalnya donlot dari indowebster Dhez, makanya cepet.:mrgreen:

  6. harry kristianto Oktober 17, 2009 / 8:29 pm

    hlo …
    punya buku catatan harian seorang demonstran 2 buah buku, dan saya mau jual 1 buku yang cetakan tahun 1993..
    klo berminat hub 081383949857/email adv_harry10@yahoo.co.id
    dan masih ada buku langka lainnya..
    trim.

  7. adiputra Maret 9, 2010 / 12:00 am

    mas, saya pingin skali punya buku ini…
    ada saran gimana cara ndapetinnya?
    bisa cari, beli dimana? Atau ada yang mau memberi mungkin??
    hehe

    salam

  8. cepy - asep nugroho Juni 22, 2010 / 3:57 pm

    Ada yg punya buku CATATAN SEORANG DEMONSTRAN ga?
    saya cari2 tp ga dapet2

    • Payjo Juni 22, 2010 / 4:05 pm

      @Oom Adiputra & Oom Cepy:
      Itu di komen nomer 11 ada yang jual bukunya, coba aja telp ke nomer yang ada Oom:mrgreen:

  9. ydy . Juli 15, 2010 / 8:14 pm

    ak jg mau bukunya,

  10. vivi September 16, 2010 / 5:04 pm

    saya mau beli bukunya kalo masih ada,, saya serius,, anda jual berapa?

  11. Cepy Februari 8, 2011 / 11:24 am

    Saya bisa membantu, yg pengen dapet bukunya, hubungi saya

  12. fajar_ast April 3, 2011 / 10:53 am

    Gan, ada yang jual buku catatan seorang demonstran gx…

  13. DELTABUKU [Toko Buku Jogja] O.N.L.I.N.E Desember 6, 2011 / 2:34 am

    [READY 5 BOOKS] CATATAN SEORANG DEMONSTRAN

    Penulis : Soe Hok Gie
    Penerbit : Pustaka LP3ES
    Halaman : xxx+385 hlm (SC)
    Ukuran : 15.5 x 23
    Harga : Rp 60.000

    ‘Catatan Seorang Demonstran’ Sebuah buku tentang pergolakan pemikiran seorang pemuda, Soe Hok Gie. Dengan detail menunjukkan luasnya minat Gie, mulai dari persoalan sosial polotik Indonesia modern, hingga masalah kecil hubungan manusia dengan hewan peliharaan. Gie adalah seorang anak muda yang dengan setia mencatat perbincangan terbuka dengan dirinya sendiri, membawa kita pada berbagai kontradiksi dalam dirinya, dengan kekuatan bahasa yang mirip dengan saat membaca karya sastra Mochtar Lubis.

    “Gie”, banyak menulis kritik-kritik yang keras di koran-koran, bahkan kadang dengan menyebut nama. Dia pernah mendapat surat kaleng yang memaki-maki dia ” Cina yang tidak tahu diri, sebaiknya pulang ke negerimu saja”. Ibunya pun sering khawatir karena langkah-langkah “Gie” hanya menambah musuh saja.

    “Soe Hok Gie” bukanlah stereotipe tokoh panutan atau pahlawan yang kita kenal di negeri ini. Ia adalah pecinta kalangan yang terkalahkan dan mungkin ia ingin tetap bertahan menjadi pahlawan yang terkalahkan, dan ia mati muda.

    Semangat yang pesimis namun indah tercermin dimasa-masa akhir hidup juga terekam dalam catatan hariannya : “Apakah kau masih disini sayangku, bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.”

    “aku akan jalan terus membawa kenangan-kenangan dan harapan bersama hidup yang begitu biru”

    ask-order-request-buy.
    send ur message to our FB or 0821.3382.2284

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s