Menikmati Pernikahan

Wah, saya baru sadar kalau sudah 4 bulan saya menjalani pernikahan. Banyak yang berubah mulai dari kebiasaan, perilaku sampai penampilan. Banyak juga yang terjadi selama 4 bulan tersebut, dari yang paling manis menyenangkan sampai paling kecut menyebalkan. Tapi semuanya saya syukuri dan nikmati sebagai karunia pernikahan.

Apa saja yang berubah?

Rajin Mandi

Sekarang saya sudah biasa mandi sehari dua kali. Istri memang tidak suka kalau bau badan saya kurang enak. Awalnya memang susah membiasakan diri rutin mandi. Sensasi air membasahi tengkuk itu buat saya sangat tidak menyenangkan, makanya sebelum menikah tidak mandi 2-4 hari itu biasa. Setelah menikah, kesempatan saya memecahkan rekor pribadi 7 hari tidak mandi otomatis tertutup. Lagipula lebih baik mandi daripada mencoba memecahkan rekor itu dengan resiko dijewer istri sampai semaput.

Tidur Cepat

Dulu biasanya kalau tidur tidak ada jam khusus, ya semaunya saja. Biasanya jam 2 atau 3 pagi atau suka nekad tidak tidur 1-2 hari. Kalau sudah di depan monitor (Entah itu televisi, ponsel atau PC) saya ogah tidur. Tapi ya itu dulu karena kalau sekarang jarum jam menunjuk angka 10 malam, saya sudah ngantuk luar biasa. Kalau tidak ada pertandingan Real Madrid, ya saya bakal sukses tidur sampai bangun besok paginya. Bos pernah tanya-tanya soal jam tidur saya setelah menikah dan diledek  “Orang IT koq tidurnya jam 10 malam. Waktu seumur kamu, saya masih belum tahu mana jam 12 siang dan jam 12 malam”. Haiah, ya wajar karena si Bos seumuran saya belum menikah. Artinya saya lebih laku daripada si Bos.

Bangun Pagi

Saya susah bangun pagi karena ada korelasinya dengan kebiasaan begadang, tapi semenjak menikah kalau saya bangun jam 6 pagi itu rasanya udah kesiangan *sombong*. Semuanya berhubungan ya, karena suka begadang saya suka bangun siang dan bikin saya malas mandi dan alhamdulillah ketiganya sudah hilang. Manfaat kecil pernikahan.

Calon Ayah

Ini karunia pernikahan paling membahagiakan. Jadi awalnya saya dan istri memang merencanakan punya anak ditahun kedua karena faktor kesehatan istri. Tapi ternyata istri nggak sempet kosong, langsung positif hamil. Bukan, bukan saya yang tokcer, tapi Allah yang mengizinkan istri untuk langsung hamil. Jadi sekarang istri saya sedang mengandung calon anak saya, usia kandungan sudah 4 bulan 2 minggu. Alhamdulillah ya, kebahagiaan terus datang semenjak menikah.

Nah, sampean kapan menikah?

2 thoughts on “Menikmati Pernikahan

  1. goop November 29, 2011 / 3:40 pm

    saya sudah dong😀
    lagi berusaha biar positif ini, Jo, hehe

    • Payjo November 29, 2011 / 4:29 pm

      Saya doakan semoga lekas positif Paman🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s