Menjadi Tukang Kayu Demi Istri

Juli 6, 2012 at 6:00 pm 5 komentar

Menjadi suami bukanlah sesuatu yang mudah. Selain taggung jawab yang besar dan status bujang yang menghilang, seorang suami dituntuk untuk segala bisa. Jadi tukang beres-beres rumah kalau istri sakit atau sibuk mengurus bayi, tukang timba air kalau pompa mati, tukang benerin genteng kalau bocor sampai tukang sedot WC. Yang terakhir becanda, gimana juga caranya sedot WC sendirian? Pake mulut kayak nyeruput orson dari gelas pake sedotan?

Kemarin istri mengirim SMS manis ketika saya masih kerja

“Ayah ini kayu limbahnya udah ada. Ntar bikinin rak ya..”

Nah, bertambah satu lagi profesi saya, jadi tukang kayu!. Setelah melihat bentuk dan ukuran limbah kayu mulailah saya mencari desain rak yang unik yang ditempel di tembok melalui internet, dan menemukan satu yang kelihatannya mudah dibuat.Gambar dari rudydewanto.comBagus ya desainnya melengkung begitu dan mudah dibuat. Hee…. mudah? Mudah gundulmu. Tapi tidak ada salahnya nyoba, jadi mari kita pinjam gergaji dulu ke tetangga dan mulai menggergaji, memaku, memalu, mengampelas dan mengelem. Peralatan yang saya pakai cuma palu, paku ukuran 3 dan 4, ampelas kayu 100 dan lem kayu tanpa merek milik bapak mertua.

Bahan dasarnya kayu jenis MDF KW100 mungkin, karena banyak rongganya. Dibantu Jidan yang sebenarnya saya ikhlas dia tidak ikut membantu tapi ngotot membantu, prosesnya memakan waktu seharian diselingi tidur siang.  Kayu MDF dipotong jadi 3 buah persegi panjang dengan ukuran sekitar 70 cm x 15 cm. Untuk penyangga dibikinlah dari kayu MDF yang sama berbentuk segitiga dengan ukuran, hmm saya nggak ngukur. Lihat gambar saja baiknya. Gambarnyajelek, diambil pakai Cross CB96T punya Jidan dengan settingan terendah.

Saya tidak punya dasar ilmu pertukangan. Pengalaman membuat pesawat tempur dan sarang burung dari pohon rumbia tidak masuk hitungan tentu saja. Sekalinya kerja jadi tukang tugasnya cuma nurunin batu split dan genteng untuk proyek perumahan di belakang rumah. Jadi setelah seharian getok sana-sini, inilah jadinya.

About these ads

Entry filed under: Catatan Harian. Tags: .

Maklum, Resepsionis Baru Aissshh

5 Komentar Add your own

  • 1. aditdanniez.com  |  Juli 6, 2012 pukul 6:18 pm

    Lengkung2annya mana Jo? :mrgreen:

    Balas
  • 2. Bgenk Kasep  |  Juli 9, 2012 pukul 2:13 am

    Karyanya keren mas bro… bisa dimonetisasi tuh… Hahahaha

    Balas
  • 3. andi sakab  |  Juli 20, 2012 pukul 10:24 am

    bisa ketagihan bikin nanti loh. besok-besok bisa-bisa bikin ra buku ukuran gedenya :D

    Balas
  • 4. dikamarblegroup  |  Agustus 3, 2012 pukul 12:42 am

    Jasa tukang poles lantai marmer,granite,teraso,andesit telp/hp.082111011511 jual mesin poles grinding/kupas marmer,polisher lantai murah baru/second 082111011511 http://www.dikamarblegroup.blogspot.com

    Balas
  • 5. Dykapede  |  September 25, 2012 pukul 10:24 am

    Om payjoooo, sekarang alih profesi jadi pengusaha rak buku yah…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Timeline

KBBC

Bloger Rangers!

Photobucket

Status saya

Networked Blogs

if(typeof(networkedblogs)=="undefined"){networkedblogs = {};networkedblogs.blogId=207085;networkedblogs.shortName="payjo";}

Arsip

Feeds


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 235 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: