Kejutan makan tuan.

Pukul 13:00, 17 Juli 2008

Beib ulang tahun. Sebuah pesta kejutan kecil tentunya akan berkesan. Rencananya, saya dan teman-temannya akan menyambut dengan sebuah kue ulang tahun di tangan begitu beib kembali ke rumahnya. Strategi disusun, persekutuan di jalin. Dengan bantuan sang adik, lokasi rumah siap. Tinggal pelaksanaan.

Kue di pesan, persiapan matang.

Pukul 08:30, 18 Juli 2008

Sms masuk :

From : +6289891011**

Name : Adik Beib

“Aa Jo, besok jam berapa mau kesini?”

Setengah mengantuk, baru bangun tidur.

To : +6289992548**

Name : Beib

“Pagi. Inget, jangan bilang sama Mbak kalo Jo mau dateng!”

Kembali tidur.

.

.

3 menit kemudian

*Cek Sent item

*Cek nomer tujuan sms terakhir dikirim

To : +6289992548**

Name : Beib

“Pagi. Inget, jangan bilang sama Mbak kalo besok Jo mau dateng ya!”

Dan beib di ujung sana tertawa, sementara misi gagal :((

*Selamat Ulang Tahun Beib.

**Selamat Ulang Tahun Han.

9 comments Juli 18, 2008

IPK yang membuat bangga

Brader, pastinya tidak ada seorangpun yang mau mempermalukan dirinya di depan umum. Apapun alasannya. Ada yang mau bilang secara lantang kalo situ punya kutil di nganunya? Ato ada yang mau nyukur rambut pantat sambil naik busway?

Tapi kalo cara pandang kita terhadap rasa malu itu kita ubah, lain hasilnya brader. Nggak bakal ngerasa malu, malah bisa bangga.

Paling orang lain bilang kita nggak waras, nggak punya malu.

 

Dengan IPK ini, akan saya arungi jagat dunia!! *Suara debur ombak memecah karang*.

*nangis dipojokkan sambil ngurek-ngurek tanah*

17 comments Juli 17, 2008

Blostalgia : Bloger Tangerang Berkumpul Lagi

Sekedar tulisan nostalgia brader, mengenai perjalanan hidup. Satu hal yang tidak akan hilang dari saya yaitu kenyataan kalo saya ini anak kampung. Lahir di sebuah dusun di pedalaman Serpong dan besar di belantara hutan pinggiran Tangerang. Ada embel-embel nama kota besarnya memang. Tapi kondisi di kedua kota besar di atas memang begitu, bangunan-bangunan tinggi, apartemen, ruko, BSD, mall membanjiri setiap sudut. Tapi tidak ada sepelemparan batu, dusun dengan masyarakat terpencil plus miskin hidup dan beranak pinak. Pemerataan kesejahteraan belum ada, njomplang.

Anggaplah saya sedikit beruntung, sempat berkelana ke Tulung Agung di Jawa Timur untuk nyantri di salah satu pesantren. Saya ini santri brader :mrgreen:. Juga sempet sekolah 7 tahun di Rangkasbitung.

Meloncat sedikit, ketika awal saya ngeblog. Ajaib blog itu brader. Mungkin karena kekampungan saya, saya waktu itu merasa jadi manusia istimewa. Sejauh yang saya tahu, dari semua orang yang pernah saya kenal dalam hidup saya, hanya saya yang punya blog. Aiiih, norak ya brader?

Di fs teman sekolah, saya malah sempet nulis komen “Payjo, orang Legok pertama yang punya blog”. Padahal isinya cuman sekedar curhat. Hahaha, jangan cemooh saya brader. Saya tahu, norak sekali saya. Situ tau kapan kejadiannya? Di tahun 2007, tahun lalu. Tahun 2007 anak kampung kenal blog dan kegirangan. Anggap saja kewajaran brader, saya kan anak kampung. Lalu terjerumus ikut membela kebenaran di blogerangers.

Sebenernya saya mau cerita soal KBBC, cuman prolognya malah muter-muter. Begini brader, KBBC itu komunitas bloger Tangerang yang diketuai sama Oom Caplang. Iya, Oom Caplang yang suka ngajak bloger cakep seperti saya berbuat mesum. Sulit sekali brader, menolak ajakannya. Rayuannya maut, seperti nyanyian putri duyung memikat pelaut. Kata-katanya mengandung feromon, memikat pejantan seperti saya. Lalu sentuhan-sentuhan lembutnya, gerayangan nakalnya, jilatan naf…Masya Allah. Maaf brader. Itu fiksi, beneran fiksiii!

Anggap saja saya kurang ajar waktu itu, waktu ketika saya dengan kurang ajarnya mengajak Oom Caplang, Oom Jendral untuk mengadakan kopdar bloger Tangerang. Lagipula, waktu itu saya belum tahu kalo Oom Caplang itu bloger selebritis nan romantis. Pun Oom Jendral Bayut, ketua penikmat biji di blogosphere. Alhasil, di kopdar pertama saya sukses membatu.

Dan, anggota KBBC rupanya kurang ajar juga. Memilih saya mendampingi Oom Caplang untuk menempuh bahtera perkawinan menjadi wakilnya. Padahal saya merasa incapable. Saya jadi nggak enak sama Kang Kombor ato Oom Jendral. Apalagi di KBBC juga bersemayam advokat tanpa tanding, Oom Anggara. Kan saya jadi beban. Padahal kalo tiap kegiatan, yang kerja semuanya. Saya malah jarang kerja ya? :mrgreen:

KBBC baru mekar brader, dan akan terus berkembang. Ingin menjadi salah satu saksi hidup dari perkembangan KBBC? Dengan ini saya mengundang anda, andaa, andaa!!. Yaa, anda semua yang membaca tulisan ini untuk hadir di agenda kopdar Bloger Tangerang jilid 5. Eh, jilid berapa ya, saya lupa. Jilid 4 mungkin?

Tidak tanggung-tanggung, tuan rumah kopdar kali ini adalah salah satu bloger paling senior wad-dunya wal-akhirat di Tangerang, malah di blogosphere Indonesia. Kang Kombor. Ada yang tahu berapa jumlah total blog yang Kang Kombor punya? Wallahu-alam brader. Itu misteri, hingga saat ini. Kopdar berlangsung pada hari Minggu tanggal 20 Juli 2008. Ini bukan kopdar tandingan rumah blog(g)er lho.

Informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi situs Bloger Benteng di http://blogerbenteng.com yang theme-nya belum di ganti-ganti itu. Atau silahkan hubungi

  • Saya di 08998837064
  • Oom Caplang di 0818987339

Eh iya, bakal ada atraksi Oom Away dan Oom Indrio striptease di atas perahu bebek. Saksikan! SAKSIKAN!! GRATISS!!

Akhirul kata brader, saya bloger kampung tampang kota, pamit. Besar harapan saya bisa berjumpa muka secara langsung. Kita bangun jalinan silaturahmi antar bloger brader, besar pahalanya. Amiin.

Saya pamit!

Eh iya brader, blog saya yang ini dan yang ini sama aja koq. Tapi sekarang sedang nyaman di yang gratisan dulu. Ya, yang itu juga dapet gratisan juga sih. Yang ini lebih ngesoul nulisnya. Ah, saya banyak omong ya, saya pamit brader.

9 comments Juli 16, 2008

Sore di Pasar Lama

Kemarin itu brader, saya terjebak di tempat kerja. Nggak bisa pulang ke rumah, padahal jatah saya libur hari itu. Bangun jam 9, makan terus rebahan sambil telponan sampe jam 4 sore. Jam 5 sore saya bangun dan untuk pertama kalinya terbersit untuk menikmati sore di kawasan pecinan Pasar Lama, Tangerang.

Maka bangunlah saya, bawa duid 3 ribu perak. Masih pake baju yang saya pake biasa tidur. Kaos dari Bank BNI, celana panjang di potong pendek yang bolong sebesar uang koin 5 ratus perak di 30 derajat sebelah pantat dan sendal jepit Swallow yang legendaris. Udara segar waktu itu, sesekali angin bertiup agak kencang. Tiba di pinggir sungai Cisadane, menyempatkan diri duduk di pinggir sungai. Air Cisadane sore itu tenang. Beriak kecil, hasil gesekan dengan angin. Aroma sungai, segar sekali saya hirup. Hati saya jadi ikut sejuk brader. Ada capung yang cebok di air sungai, gerak ritmis buah kelapa di air, wangi e’ek dari wc umum, saya terhipnotis brader.

15 menit, saya melanjutkan pergi ke Vihara Boen Tek Bio. Klenteng tertua di Tangerang, memegang 10 rekor Muri. Letaknya sendiri agak terpencil di tengah-tengah pasar. Tempat saya kencan sembari kuliner beberapa waktu lalu. Disini saya terpesona dengan lingkungannya. Terselip diantara bangunan-bangunan baru, ada beberapa bangunan berarsitektur tionghoa. Saya sendiri nggak paham soal sejarah dan budaya Tionghoa, tapi bangunan yang saya temukan hari itu seperti melempar saya beberapa dekade kebelakang. Atap-atap dengan arsitektur khas Tionghoa, ironis karena dinding-dindingnya mau runtuh. Bentuk jendelanya, daun pintunya. Saya cinta Pasar Lama. Beberapa langkah mendekati vihara, aroma eksotik menyergap hidung. Hio. Beberapa umat khusyuk menundukkan kepala di depan altar. Berdoa. Suasana berubah magis. Dan merah di mana-mana

Sayangnya saya tidak sempat masuk brader, saya kurang tahu apa orang umum boleh masuk. Akhirnya perjalanan saya lanjutkan, ke jalan utama yang pastinya semarak di sore hari. Di kiri kanan jajanan dan makanan tersaji menggoda. Asap wangi sate, geliat di kandang penjual sate ular, riuh orang-orang memesan makanan, dan seruputan penuh nafsu air tebu. Saya lapar brader.

Sudah hampir maghrib, sebelum pulang saya harus menuntaskan satu hajat lagi. Menyambangi wc umum di samping Plaza Robinson buat pup. Sudah 2 hari air mati di tempat kerja karena mesin pompa rusak. Ah, kenapa penjaganya harus Neng ayu berkulit putih. Membuat saya tidak leluasa mengejan brader. Takut ada suara meleduk.

*Sayang saya nggak punya kamera, tanpa skrinsyut kali ini brader.

*Terima kasih Oom Slamet, atas hadiahnya. Happy Anniversary!

4 comments Juli 15, 2008

Batu lonjong

1

Sang polisi menawarkan, bayar ditempat atau ke pengadilan…..

Dan kalian hanya memaki polisi anjing bermata duit menjijikan,…..

Sang polisi mengerti kalian, orang-orang bodoh dan pemalas dengan pemikiran instan,….

Sang polisi menawarkan kemudahan transaksi atau kesulitan birokrasi sampah pemerintahan,……

Dan kalian masih memaki mengeluarkan bahasa kebun binatang, memaki,….

2

Jangan munafik, senang kan kalian di bantu teman yang bekerja sebagai penyobek tiket bioskop untuk diselundupkan masuk tanpa membayar??

Batu lonjong bisa terlihat bulat kawan!

 

*Di kopas secara tidak manusiawi karena tidak saya cantumkan sumbernya. Pokoknya, ini hasil kopas!!

3 comments Juli 9, 2008

Previous Posts


KBBC

Bloger Rangers!

Photobucket

Saya masih perjaka!!

Mari ngeblog

Status saya

Top Posts

Kategori

Tulisan Terakhir

Komentar Terakhir

azkaa,, di IPK yang membuat bangga
Sir Arthur Moerz di Kejutan makan tuan.
mbelGedez™ di IPK yang membuat bangga
mbelGedez™ di Kejutan makan tuan.
antown di Kejutan makan tuan.

Arsip

Daftar Blog

Feed